• Sosok BMW i3 REx sepenuhnya dibuat dari material hasil daur ulang dan sepenuhnya ditenagai motor listrik.
  • Dimensinya compact sangat cocok untuk perkotaan yang padat lalu lintasnya.
  • Tuas persneling matic-nya ada di kanan belakang lingkar kemudinya yang penuh tombol. Jangan sampai keliru dengan tuas wiper dan sein.
  • Hanya ada mode D-N-R di tuas persnelingnya. Sedangkan untuk P justru ada di konsol tengah, sepertinya menggantikan tuas rem tangan.
  • Bukaan pintu model suicede yang tidak lazim untuk Indonesia. Suicide door membuat akses untuk penumpang belakang lebih leluasa yang punya leg-room relatif sempit.
  • Deretan kotak kecil di ujung bawah sandaran kursi belakang adalah pengakit untuk mengunci tempat duduk bayi dan balita.
  • Speedo meter digantikan layar monitor. Di bagian tengah dashboard adalah monitor layar sentuh untuk akses ke fitur-fitur lain sekaligus memanpilkan visual kamera belakang.
  • Kapasitas bagasinya lumayan besar. Sandaran kursi belakang dapat dilipat rata dengan lantai yang membuat daya angkut melonjak lebih dari dua kali lipat.
  • Kepanjangan kode REx adalah Range Extender, sebab daya jelajahnya memang lebih panjang dibanding i3. Berkat upgdare baterinya, untuk sekali pengisian penuh dapat menempuh jarak 100 miles dari nya yang semula 83 miles.
  • Penggunaan velg 22" dengan ban profil tipis membuat BMW i3 REx enak dipandang. Tapi untuk urusan kenyamanannya di jalan, sepertinya hanya enak ketika melaju di jalan yang halus mulus.
11 Agustus 2017 17:55 WIB

BMW Suguhkan i3 REx untuk Indonesia

Metrotvnews.com: Pasar kendaraan listrik di Indonesia sejauh ini bisa disebut belum terbentuk. Tetapi ini tidak menghalangi BMW kembali memperkenalkan mobil listrik produknya. Setelah tahun lalu menghadirkan i8 yang sporty, di dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 ganti i3 REx yang ditawarkan. MTVN/Luhur

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA