• Ukuran dan modelnya sama persis dengan truk yang Hino pasarkan di Indonesia. Hanya penggunaan rollcage dan deretan lampu kabut ukuran jumbo.
  • Interior trondol khas kendaraan balap. Kabin juga diperkuat dengan rollbar. Pengemudi dan co-driver duduk di bucket seat dengan sabuk pengamanan enam titik.
  • Teratrip merupakan perangkat wajib bagi co-driver untuk membaca peta dan menentukan arah agar tidak tersesat atau melenceng dari jalur balap.
  • Tetap menggunakan cargonet untuk pengaman, meski kaca jendela masih berfungsi.
  • Skid plate dan suspensi khusus kompetisi yang sesuai kebutuhan reli. Hino mulai berpartisipasi dalam Dakar Rally pada 1991 dan selalu berhasil masuk finish.
  • Dua buah kotak aki pemasok listrik diletakkan di kolong belakang. Sejak 2010 tim Hino mempertahankan gelar sebagai juara umum kelas di bawah 10.0 liter.
  • Tuas pemutus arus listrik untuk mematiikan mesin berada di bumper depan. Walau kecil, tetapi perannya sangan besar bagi keselamatan ketika terjadi musibah.
  • Kabin belakangnya berisi recovery kit dan suku cadang untuk melakukan perbaikan ketika terjadi masalah di medan yang terpencil.
  • Yoshi Sugawara adalah salah satu pereli truk yang Hino andalkan dalam Dakar Rally dan Slik Road Rally yang menempuh jarak belasan ribu kilometer.
14 Agustus 2017 00:03 WIB

'Monster' Reli Dakar dari Hino

Metrotvnews.com: Hino merupakan satu-satunya pabrikan truk asal Jepang dalam Dakar Rally dan Silk Road Rally. Capaiannya tidak kalah dibanding tim truk asal Eropa yang sangat dominan sepanjang penyelenggaraan dua reli terpanjang dan terganas dunia tersebut. Salah satunya Hino pamerkan di Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE BSD, Tangerang. MTVN/Luhur

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA