• Terdakwa kasus dugaan suap judicial review di Mahkamah Konstitutsi (MK) Patrialis Akbar menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
  • Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Patrialis Akbar 12,5 tahun penjara serta membayar denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.
  • Menurut jaksa, Patrialis terbukti menerima hadiah atau janji dari Basuki Hariman Dan Ng Feny selaku pemohon perkara nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait permohonan uji materi UU no 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Hal itu dibuktikan dari pemberian sejumlah uang dari Basuki Hariman dan Ng Fenny melalui Kamaludin.
  • Sementara itu, orang dekat Patrialis Akbar, Kamaludin dituntut hukuman penjara 8 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.
  • Jaksa menyatakan Kamaludin terbukti menerima suap dan menjadi perantara para pemohon uji materi UU no 41/2017 tentang Peternakan dan Hewan ke Patrialis Akbar.
14 Agustus 2017 17:27 WIB

Patrialis Akbar Dituntut 12,5 Tahun Penjara

Metrotvnews.com, Jakarta: Eks hakim konstitusi Patrialis Akbar dituntut hukuman penjara 12,5 tahun ditambah denda Rp 500 juta subsider 6 bulan, Senin (14/8/2017). Patrialis dianggap terbukti menerima suap terkait uji materi yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi. MI/ARYA MANGGALA/ANTARA/Muhammad Adimaja

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA