• Anggota Dewan Keamanan PBB melakukan pemungutan suara terkait sanksi baru terhadap Korea Utara di Markas Besar PBB di New York, Senin (11/9/2017) waktu setempat.
  • DK PBB dengan suara bulat mensahkan resolusi untuk memberlakukan sanksi baru terhadap Korea Utara sehubungan dengan uji-coba nuklirnya pada 3 September, dengan sasaran impor minyak dan ekspor tekstil.
  • Resolusi tersebut termasuk membatasi seluruh pasokan minyak Korut sampai hampir 30% melalui 55% pengurangan pasokan gas, diesel dan bahan bakar minyak berat, melarang semua eksport tekstilnya --yang bernilai USD800 juta-- dan pengiriman sebanyak 93.999 tenaga kerja DPRK ke luar negeri. Dengan tindakan baru tersebut, 90% eksport DPRK sekarang dilarang, kata Nikki Haley, Duta Besar AS untuk PBB, kepada DK setelah pemungutan suara itu.
  • Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Liu Jieyi mengutuk uji-coba nuklir DPRK pada 3 September, dan mengatakan Tiongkok berkomitmen pada denuklirisasi Semenanjung Korea. Ia mendesak Korut mematuhi aspirasi tersebut dan keinginan masyarakat internasional, mematuhi resolusi DK PBB, menahan diri dari peluncuran rudal lain atau uji-coba nuklir, dan kembali ke jalur denuklirisasi.
12 September 2017 11:07 WIB

PBB Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Korut

Metrotvnews.com, New York: Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan suara bulat termasuk didukung Tiongkok dan Rusia menjatuhkan sanksi baru terhadap Korea Utara atas uji nuklir terakhirnya. Seperti diketahui, Tiongkok dan Rusia merupakan sekutu Korut. AFP/Kena Betancur

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA