• "Saya berharap bahwa isu-isu ini, sebaiknya semua pihak menahan diri, jangan kemudian menampilkan isu ini di tengah situasi kita yang rentan, mau ada pilkada, mau ada pilpres, mau ada peringatan G30S," katanya usai menyampaikan pidato ilmiah di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (23/9/2017).
  • Kapolri mengatakan hal itu kepada wartawan terkait berbagai isu sensitif seperti komunisme yang kembali mencuat. Menurut dia, ideologi komunisme di tingkat global saat sekarang sudah meredup. Bahkan, kata dia, Rusia dan Tiongkok saat sekarang sudah mengarah kepada sistem kapitalis.
  • Namun khusus konteks Indonesia, lanjut dia, prinsip Kepolisian adalah berpegang kepada aturan hukum yang ada. "Aturan hukum yang ada saat ini, jelas ada Tap MPR ditambah dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1999, tentang penyebaran ideologi termasuk marxisme, leninisme, komunisme dilarang. Jadi, sepanjang ada upaya penyebaran itu, bagi Polri jelas akan melakukan penegakan hukum," katanya.
23 September 2017 16:13 WIB

Kapolri Minta Semua Pihak tak Angkat Isu Sensitif

Metrotvnews.com, Purwokerto: Kapolri Jenderal Polisi Karnavian meminta semua pihak untuk tidak mengangkat isu-isu yang sensitif karena dapat membuka kembali luka lama. Kapolri mengatakan hal itu terkait berbagai isu sensitif seperti komunisme yang kembali mencuat. MI/Liliek Dharmawan

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA