• Pengadilan mengatakan Yingluck mengetahui bahwa anggota pemerintahannya telah memalsukan kesepakatan beras antarnegara, tapi tidak melakukan apapun untuk menghentikannya. "Hal tersebut merupakan cara mencari keuntungan yang tidak sah. Karena itu, tindakan terdakwa dianggap kelalaian dalam tugas," ujar Mahkamah Agung.
  • Sembilan hakim membuat keputusan dengan suara bulat dengan menyatakan Yingluck bersalah dalam pembacaan vonis yang memakan waktu empat jam, dan sebuah surat perintah dikeluarkan untuk penangkapannya.
  • Keputusan tersebut ditokak oleh puluhan pendukung Yingluck yang hadir di persignan meski idola mereka tidak berada di tempat.
  • Yingluck melarikan diri ke luar negeri bulan lalu karena ketakutannya pada pemerintah militer yang akan menuntut hukuman berat terhadap dirinya.
28 September 2017 09:48 WIB

Yingluck Sinawatra Divonis 5 Tahun Penjara

Metrotvnews.com, Bangkok: Mahkamah Agung Thailand memvonis mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra dalam sidang in absentia lima tahun penjara, Rabu (27/9/2017). Yingluck dinilai terbukti bersalah karena lalai dalam kasus atas skema subsidi beras yang merugikan negara miliaran dolar. AFP/Lillian Suwanrumpha

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA