• Pasukan penjaga pantai Bangladesh memindahkan jasad pengungsi yang berhasil dievakuasi dari perairan muara Sungai Naf.
  • Seorang pengungsi menggendong kerabatnya yang terluka. Mereka berdua adalah pengungsi penumpang perahu yang selamat dari musibah.
  • Lokasi terjadinya musibah terbaliknya perahu pengungsi Rohingya di muara Sungai Naf, Bangladesh. Di bantaran sungai ini bermunculan pengungsian liar para pengungsi.
  • Semenjak Bangladesh membuka perbatasannya, setiap hari ada ratusan pengungsi Rohingya yang berdatangan.
  • Sungai Naf merupakan jalur pengungsian paling padat. Para pengungsi nekat berjalan kali menyeberangi kanal-kanal sungai yang dangkal.
  • Pemandangan sebuah penampungan sementara pengungsi Rohingya di bantaran Sungai Naf. Pemerintah Bangladesh berupaya memindahkan ke pengungsian yang lebih aman dari banjir.
  • Sekelompok anak pengungsi mendaki bukit menuju sumber mata air bersih. Buruknya sanitasi adalah masalah utama selain ancaman banjir dan longsor.
  • Sementara lainnya mengantri pembagian bahan makanan oleh UNHCR. Badan PBB yang menangani pengungsi ini mencatat hampir 600 ribu orang ditampung di Bangladesh.
  • Hasina Aktar, seorang pengungsi Rohingya, bersama bayinya yang baru lahir di pengungsian. Mayoritas pengungsi adalah warga usia produktif.
  • Perjalanan warga menyelamatkan diri dari konflik bersenjata di Rakhine, Myanmar, memang berat. Para manula dan sakit keras yang ikut mengungsi harus ditandu.
16 Oktober 2017 19:48 WIB

Perahu Pengungsi Rohingya Terbalik, 8 Tewas

Bangladesh: Sebuah perahu yang ditumpangi rombongan pengungsi Rohingya dari dari Rakhine, Myanmar, terbalik di muara Sungai Naf, Bangladesh, Senin (16/10/2017). Sedikitnya delapan orang tewas dan belasan lainnya masih dinyatakan hilang. Lahan bantaran sungai di Shah Porir Dwip yang berada di perbatasan tersebut kini penuh dengan pengungsian. (AFP Photo/Jashim Mahmud/Munir Uz Zaman)

 

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA