• Presiden Juan Manuel Santos menyatakan bahwa operasi yang melibatkan sekitar 400 polisi anti-arkotika mengamankan kokain tersebut di empat peternakan Kolombia. Mereka menemukan obat-obatan tersebut dikubur di bawah tanah dan ditutup dengan daun pisang.
  • Polisi mengatakan bahwa obat-obatan terlarang tersebut milik orang yang paling dicari oleh Kolombia, Dario Antonio Usuga, alias 'Otoniel', yang merupakan kepala geng perdagangan obat terlarang di negara itu, the Gulf Clan.
  • The Gulf Clan, yang menyumbang sekitar 70% produksi kokain Kolombia, terbentuk dari sisa-sisa kelompok paramiliter sayap kanan yang dibubarkan pada 2006.
  • Dengan penemuan 12 ton kokain tersebut, sepanjang 2017 kepolisian setepat telah mengemankan 320 ton barang bukti narkoba, melampaui jumlah barang bukti yang disita pada 2016 sebanyak 317 ton.
09 November 2017 11:17 WIB

Polisi Kolombia Sita 12 Ton Kokain

Metrotvnews.com, Bogota: Pihak berwenang di Kolombia menyita 12 ton kokain senilai sekitar USD360 juta (sekitar Rp4,9 triliun). Menurut Presiden Juan Manuel Santos ini merupakan tangkapan obat terlarang terbesar sepanjang sejarah di negaranya. AFP/Colombian Presidency

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA