• "Saya telah menetapkan bahwa sekarang saatnya untuk secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Trump di Gedung Putih, Rabu, 6 Desember 2017 waktu setempat. AFP/Saol Lob
  • "Walaupun presiden-presiden (Amerika Serikat, red) sebelumnya telah membuat janji saat kampanye, mereka tidak bisa melaksanakannya. Hari ini, saya melaksanakan (janji saya, red)," kata Trump. AFP/Saol Lob
  • Menanggapi pidato Trump, Sekjen PBB Antonio Guterres menentang setiap tindakan sepihak yang akan membahayakan propek perdamaian bagi Palestina dan Israel. "Yerusalem adalah masalah status akhir yang harus diselesaikan melalui perundingan langsung antara kedua pihak dengan dasar resolusi terkait Sidang Majelis Umum dan Dewan Keamanan, dengan memperhitungkan hak sah kedua pihak, Palestina dan Israel," kata Guterres. AFP/Stephanie Keith/Getty Images
  • Sementara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota abadi Negara Palestina dan bahwa langkah Trump itu sama saja dengan AS sedang melepaskan peranannya sebagai penengah perdamaian. AFP/Palestine TV
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai langkah yang tidak bertanggung jawab, sementara Jordania mengatakan langkah Trump merupakan tindakan yang gugur secara hukum karena keputusannya itu merupakan penguatan terhadap pendudukan Israel di wilayah timur kota, yang disengketakan dalam perang Timur Tengah pada 1967. AFP/Turkish Presidential/Yasin Bulbul
  • Warga Israel membakar poster Donald Trump di Bethlehem's Manger Square. Pengunjuk rasa mengecam pernyataan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan menginstruksikan pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke kota suci tersebut. AFP/Musa Al Shaer
07 Desember 2017 08:33 WIB

Trump Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel

Washington: Presiden Donald Trump, Rabu, 6 Desember 2017 waktu setempat, mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Ia mengatakan bahwa pemerintahannya akan segera memindahkan kedutaan besar AS di Tel Aviv ke Yerusalem. Keputusan presiden AS tersebut banyak dikecam dunia karena akan menimbulkan kekerasan yang semakin parah antara Palestina dan Israel. AFP

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA