• Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Indonesia, lanjut Jokowi, meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. "Keputusan itu telah melanggar berbagai resolusi di PBB yang AS menjadi anggota, dan ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia," kata Jokowi. ANTARA/Puspa Perwitasari
  • Presiden menyatakan telah memerintahkan Menlu Retno Marsudi untuk memanggil Dubes AS untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia tersebut. ANTARA/Puspa Perwitasari
  • Sementara itu, Iran mengutuk langkah Trump karena pengakuannya itu melanggar resolusi-resolusi PBB terkait konflik Israel-Palestina. Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei mengatakan AS sedang berupaya menimbulkan ketidakstabilan di kawasan dan memulai perang untuk melindungi keamanan Israel. AFP/Khamenei.IR
  • Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan ia tidak mendukung langkah sepihak Trump. "Keputusan ini patut disayangkan dan Prancis tidak setuju. (Pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel) bertentangan dengan semua resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Macron di Aljir. AFP/Ludovic Marin
  • Sementara itu PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pengakuan Trump merupakan sebuah langkah penting menuju perdamaian dan tujuan Israel sejak semula. Netanyahu menambahkan bahwa kesepakatan perdamaian dengan Palestina harus mencakup pengakuan bahwa Yerusalem merupakan ibu kota Israel dan ia mendesak semua negara untuk mengikuti langkah yang telah dicontohkan Trump. AFP/Menahem Kahana
  • Berikut reaksi beberapa pemimpin dunia atas keputusan AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
07 Desember 2017 14:02 WIB

Indonesia Kecam Keputusan AS Soal Yerusalem

Bogor: Pemerintah Indonesia mengecam keras keputusan AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang akan memicu guncangan stabilitas keamanan dunia. "Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis, 7 Desember 2017. ANTARA/AFP

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA