• Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018. Emirsyah tiba di gedung KPK Jakarta sekitar pukul 10.00 WIB.
  • Emirsyah diperiksa sebagai tersangka dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT. Garuda Indonesia.
  • KPK telah menetapkan dua tersangka terkait kasus tersebut, yaitu Emirsyah Satar dan Soektino Soedarjo yang merupakan presiden komisaris PT Mugi Rekso Abadi (MRA).
  • Emirsyah Satar diduga menerima suap 1,2 juta euro dan USD180 ribu atau senilai total Rp20 miliar serta dalam bentuk barang senilai USD2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris, Rolls Royce dalam pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 pada PT Garuda Indonesia Tbk.
11 Januari 2018 11:30 WIB

Emirsyah Satar Diperiksa sebagai Tersangka

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam penyidikan dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia. Emirsyah diperiksa sebagai tersangka. ANTARA/Wahyu Putro A

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA