• Bupati nonaktif Kutai Kartanegara Rita Widyasari bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Jumat, 19 Januari 2018.
  • Rita diperiksa sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp436 miliar terkait pemberian izin perkebunan kelapa sawit. "Penyidik masih terus menelusuri aset-aset dan asal perolehan aset tersangka Rita Widyasari," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.
  • Selain Rita, KPK juga telah menetapkan komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin sebagai tersangka TPPU. Rita Widyasari bersama-sama Khairudin diduga telah menerima dari sejumlah pihak baik dalam bentuk fee proyek, fee perizinan, dan fee pengadaan lelang barang dan jasa APBD selama kurun masa jabatannya sebagai Bupati periode 2010-2015 dan 2016-2021. Diduga Rita Widyasari dan Khairudin menguasai hasil tindak pidana korupsi dengan nilai sekitar Rp436 miliar.
19 Januari 2018 13:23 WIB

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari, Jumat, 19 Januari 2018. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA