• Sejumlah anggota Pusat Pemilihan Umum Akses (PPUA) disabilitas mendatangi KPU Pusat untuk menolak keputusan KPU KPU Nomer 231/PL.03.1-Kpt/06/KPU/XII/2017 yang menyatakan bahwa bakal calon peserta Pilkada harus sehat jasmani dan rohani.
  • Para penyandang disabilitas tersebut mendesak KPU untuk merevisi SK tersebut karena di anggap diskriminatif dalam proses Pilkada Serentak 2018.
  • Sejumlah kaum disabilitas meninggalkan gedung KPU seusai menyampaikan sikap terkait keputusan KPU yang menyatakan bahwa bakal calon peserta Pilkada harus sehat jasmani dan rohani di Jakarta.
22 Januari 2018 20:25 WIB

Dinilai Diskriminatif, KPU Didesak Revisi SK Standar Pemilih Pilkada

Jakarta: Sejumlah anggota Pusat Pemilihan Umum Akses (PPUA) disabilitas mendatangi KPU Pusat untuk menolak keputusan KPU yang menyatakan bahwa bakal calon peserta Pilkada harus sehat jasmani dan rohani, Senin, 22 Januari 2018. Para penyandang disabilitas tersebut mendesak KPU untuk merevisi SK tersebut karena di anggap diskriminatif dalam proses Pilkada Serentak 2018. MI/USMAN ISKANDAR

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA