• Polisi menembakkan gas air mata dan menggunakan pentungan untuk membubarkan unjuk rasa ribuan aktivis oposisi pendukung mantan PM Khaleda Zia di Dhaka, Kamis, 8 Februari 2018.
  • Vandalisme, ledakan bom, dan penangkapan terhadap puluhan aktivis oposisi juga terjadi di beberapa daerah lainnya sejak Kamis pagi. Di Dhaka, beberapa kendaraan dihancurkan atau dibakar.
  • Kerusuhan tersebut pecah pascaputusan bersalah terhadap Zia yang saat ini merupakan pemimpin oposisi Partai Nasionalis Bangladesh (BNP). Politisi berusia 72 tahun tersebut divonis 5 tahun penjara karena dinilai terbukti menggelapkan dana sebesar 21 juta taka (sekitar Rp3,4 miliar) dalam sumbangan orang asing yang dimaksudkan untuk Yayasan Yatim Piatu Zia. Zia membantah semua tuduhan tersebut dan menilai bermuatan poitik. Setelah putusan dibacakan, Zia langsung dibawa ke penjara khusus di Dhaka.
  • Seorang aktivis oposisi menangis setelah Zia dibawa ke penjara.
09 Februari 2018 09:51 WIB

Bangladesh Rusuh Pascavonis 5 Tahun Penjara Mantan PM

Dhaka: Kekerasan berkobar di ibu kota Bangladesh, Dhaka, dan berbagai wilayah lainnya di pada Kamis, 8 Februari 2018, setelah mantan Perdana Menteri Khaleda Zia dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam kasus korupsi. AFP PHOTO / Sam Jahan

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA