• "Setelah melakukan pemeriksaan 1 x 24 jam, dilanjutkan gelar perkara disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji kepada Bupati Ngada terkait proyek-proyek di Kabupaten Ngada," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di gedung KPK, Jakarta, Senin, 12 Februari 2018.
  • Penyidik KPK menunjukkan struk ATM barang bukti suap Bupati Ngada. KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan dua tersangka, yaitu diduga sebagai penerima Bupati Ngada 2015-2020 Marianus Sae dan diduga sebagai pemberi suap Direktur PT Sinar 99 Permai (S99P) Wilhelmus Iwan Ulumbu. Menurut Basaria total uang yang ditransfer maupun diserahkan secara tunai oleh Wilhelmus kepada Marianus sekitar Rp4,1 miliar.
  • Sementara itu, KPU NTT, Senin, 12 Februari 2018, menetapkan empat pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur NTT, yaitu Esthon L Foenay-Christian Rotok, Benny K Harman-Benny A Litelnoni, Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi, dan Marianus Sae-Emmilia Nomleni. Marianus Sae tidak hadir dalam acara tersebut.
12 Februari 2018 14:04 WIB

Bupati Ngada Jadi Tersangka Penerima Suap

Jakarta: KPK menetapkan dua orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yaitu Bupati Ngada yang juga bakal calon Gubernur NTT Marianus Sae dan Dirut PT Sinar 99 Permai Wilhelmus Iwan Ulumbu sebagai tersangka kasus dugaan suap dengan total Rp4,1 miliar terkait proyek infrastruktur di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). ANTARA/Aprillio Akbar/Kornelis Kaha

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA