• Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap 18 tersangka dugaaan SARA dan ujaran kebencian sepanjang tahun 2018.
  • Kombes Irwan Anwar di Bareskrim Polri, Cideng, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018), mengatakan, dari hasil penyelidikan belum ditemukan adanya kaitan antara para tersangka. Namun, sebagian besar berita bohong disebarkan berdasarkan pesan grup Whatsapp tertutup yang diikuti para tersangka.
  • Penangkapan yang dilakukan Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri berkaitan dengan kasus isu yang akhir-akhir ini berkembang antara lain ada isu seolah-olah penculikan ulama, guru mengaji, muazin (juru azan), penghinaan tokoh agama, penghinaan terhadap penguasa atau badan hukum dan kasus ujaran kebencian dan SARA.
  • Ke-18 tersangka yang ditahan itu 8 berasal dari Jawa Barat, 4 Jakarta, 1 Banten, 1 Bandung, 1 Lampung ,1 Jakarta timur, 2 Sumatera Utara. Sebagian tersangka mengaku hanya waspada terhadap keamanan dan lingkungan mereka.
21 Februari 2018 19:39 WIB

Polisi Ungkap 18 Tersangka Ujaran Kebencian

Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah menciduk beberapa orang atas kasus ujaran kebencian di media sosial sejak Januari 2018. Hingga saat ini, 18 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, Rabu, 21 Februari 2018. MI/Pius Erlangga

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA