• Polisi melakukan pengecekan barang bukti kokain yang ditemukan di Kedubes Rusia di Buenos Aires. Sekitar 400 kg kokain ditemukan dalam operasi yang memakan waktu sekitar 2 bulan.
  • Menteri Keamanan Argentina Patricia Bullrich mengatakan bahwa obat-obatan terlarang tersebut bernilai sekitar USD62 juta (sekitar Rp847,7 miliar). "Sekelompok penjahat narkotika mencoba menggunakan jasa kurir diplomatik kedutaan Rusia untuk mengirim obat terlarang ke Eropa," katanya.
  • Dia mengatakan bahwa polisi Rusia dan Argentina telah memutuskan melakukan operasi penyamaran setelah duta besar Rusia melaporkan temuan kokain tersebut di komplek kedubes pada Desember 2016.
  • Polisi mengganti 16 paket kokain dengan tepung untuk memantau pengirimannya. Penyamaran tersebut menyebabkan penangkapan lima tersangka - dua di Argentina dan tiga di Rusia. Salah satu dari dua orang yang ditangkap di Argentina adalah warga Rusia yang dinaturalisasi dan menjadi anggota kepolisian di Buenos Aires.
  • Penyidik menyatakan ratusan kilogram kokain itu kemungkinan berasal dari Kolombia atau Peru.
23 Februari 2018 16:25 WIB

400 Kg Kokain Ditemukan di Kedubes Rusia di Argentina

Buenos Aires: Polisi Argentina telah menyita sekitar 400 Kilogram kokain dari Kedutaan Besar Rusia di Buenos Aires, Kamis, 22 Februari 2018 waktu setempat. Sejumlah anggota geng pengedar narkoba ditangkap terkait pengungkapan kasus tersebut. AFP

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA