• Pemuka umat Hindu melakukan prosesi mendak tirta atau mengambil air suci saat upacara Melasti di Pantai Parangkusumo, Bantul, DI Yogyakarta. Pada 2-4 hari sebelum Nyepi, masyarakat menyucikan diri dan perangkat peribadahan di pura melalui Upacara Melasti. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
  • Sejumlah anak-anak mengarak ogoh-ogoh atau boneka raksasa dalam rangkaian parade menyambut Hari Raya Nyepi di Taman Kota Lumintang, Denpasar. Pada satu hari sebelum Nyepi, dilakukan ritual Buta Yadnya (Bhuta Yajna). Dalam rangkaian Buta Yadnya, terdapat tradisi pawai ogoh-ogoh yang membuat jadi festival tahunan yang semarak dan menjadi daya tarik pariwisata. ANTARA/Wira Suryantala
  • Sejumlah umat Hindu menggotong Ogoh-ogoh pada acara Parade Ogoh-ogoh di Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. ANTARA/ Akbar Tado
  • Pemuda mengarak Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk saat Festival Ogoh-Ogoh di Semarapura, Klungkung, Bali. ANTARA/Fikri Yusuf
  • Festival Ogoh-Ogoh se-Kabupaten Klungkung tersebut digelar untuk menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940. ANTARA/Fikri Yusuf
12 Maret 2018 10:06 WIB

Parade Ogoh-ogoh, Kemeriahan Festival Rakyat Jelang Nyepi

Menjelang Hari Raya Nyepi, masyarakat Hindu menjalani sejumlah ritual khas yang pada hakikatnya merupakan upaya pensucian diri dan lingkungan sekitar. Pada satu hari sebelum Nyepi, dilakukan ritual Buta Yadnya (Bhuta Yajna), rangkaian upacara untuk menghalau kehadiran buta kala yang merupakan manifestasi unsur-unsur negatif dalam kehidupan manusia. Dalam rangkaian Buta Yadnya, terdapat tradisi pawai ogoh-ogoh yang membuat jadi festival tahunan yang semarak dan menjadi daya tarik pariwisata. ANTARA

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA