• Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari tampak ceria jelang sidang perdana kasus dugaan suap di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 21 Februari 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
  • Rita tampak beberapa kali bercanda dan berswafoto dengan rekan-rekan yang menemaninya. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
  • Dalam sidang lanjutan pada Rabu, 28 Februari 2018, pun Rita tampak tenang dan selalu ditemani para pendukungnya. MI/BARY FATHAHILAH
  • Terdakwa kasus gratifikasi atas perizinan proyek-proyek di Kabupaten Kutai Kartanegara, Rita Widyasari (tengah) bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 21 Maret 2018. Sidang lanjutan Bupati non aktif Kutai Kartanegara tersebut dengan agenda mendengarkan keterangan tujuh saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. MI/ BARY FATHAHILAH
  • Terdakwa lain kasus suap pemberian izin lokasi perkebunan di Kutai Kartanegara Heri Sutanto Gun juga terlihat tenang saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 7 Maret 2018. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
  • Status tersangka kasus korupsi tidak membuat Rita kehilangan pendukung. Mereka hampir selalu hadir dalam setiap sidang Rita untuk memberi dukungan. Foto diambil pada Rabu, 21 Maret 2018. ANTARA/Galih Pradipta
  • Bupati non-aktif Kutai Kartanegara Rita Widyasari hadir dalam sidang lanjutan pemeriksaan saksi dari terdakwa Hery Sutanto Gun di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 27 Maret 2018. MI/Pius Erlangga
  • Saat ditetapkan sebagai tersangka, Rita diduga menerima suap Rp 6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima (SGP) Hery Susanto Gun. Rita juga menjadi tersangka dugaan gratifikasi bersama Khairudin selaku Komisaris PT Media Bangun Bersama. RIta diduga menerima uang sebesar USD 775 ribu atau setara dengan Rp 6,975 miliar. MI/Pius Erlangga
27 Maret 2018 15:34 WIB

Ekspresi Rita dalam Sidang Kasusnya

Jakarta: Semenjak resmi menyandang status tersangka kasus korupsi, mimik wajah 'cerah ceria' Rita Widyasari mengundang keheranan masyarakat. Bupati (non-aktif) Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ini tidak terlihat gundah terhadap dakwaan menerima gratfikasi senilai USD 775 ribu atau setara Rp 6,975 miliar dari izin loakasi perkebunan sawit. ANTARA/MI

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA