• Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak A
  • Moch Anton yang juga merupakan calon Wali Kota Malang pada Pilkada 2018 itu ditahan KPK sebgai tersangka pemberi suap kepada anggota DPRD Kota Malang terkait pembahasan APBD-P TA 2015. MI/ROMMY PUJIANTO
  • Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Anton ditahan di Rutan KPK Cabang Guntur. MI/ROMMY PUJIANTO
  • Selain Anton, penyidik KPK juga menahan enam anggota DPRD Kota Malang yakni, Ya'qud Ananda Budban, Heri Pudji Utami, Abdul Rachman, Hery Subiantono, Rahayu Sugiarti, dan Sukarno. Para tersangka kasus dugaan suap pemulusan APBD-P Malang itu ditahan di Rutan KPK. MI/ROMMY PUJIANTO
  • Anggota DPRD Malang Heri Pudji Utami dengan mengenakan rompi tahanan KPK dikawal petugas keluar dari Gedung KPK, Jakarta. MI/ROMMY PUJIANTO
  • Anggota DPRD Kota Malang Abdul Rahman berada di mobil tahanan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak A
  • Anggota DPRD Malang Sukarno dengan mengenakan rompi tahanan KPK dikawal petugas keluar dari Gedung KPK, Jakarta. MI/ROMMY PUJIANTO
  • Anggota DPRD Malang Hery Subianto dengan mengenakan rompi tahanan KPK dikawal petugas keluar dari Gedung KPK, Jakarta. MI/ROMMY PUJIANTO
  • Anggota DPRD Kota Malang Rahayu Sugiarti mengenakan rompi tahanan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak A
27 Maret 2018 21:07 WIB

KPK Tahan Wali Kota Malang

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wali Kota Malang non-aktif, Mochammad Anton, Selasa, 27 Maret 2018. Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang tahun anggaran 2015. ANTARA/MI

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA