• Bekas Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menyerahkan dirinya ke polisi setempat pada Sabtu, 7 April 2018, setelah sempat terjadi kebuntuan selama sehari.
  • Lula dibawa helikopter polisi dan tiba di Curitiba, Sabtu (7/4/2018) waktu setempat. Curitiba adalah kota di selatan, tempat investigasi kasus 'cuci mobil' yang melibatkan Lula dijalankan.
  • Eks Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, dibawa oleh para pendukungnya di depan markas serikat buruh metalurgi, Sao Bernardo do Campo, Brazil.
  • “Saya akan taat pada hukum. Saya tidak berada di atas hukum. Jika saya tidak percaya pada hukum, saya tidak akan mendirikan partai politik dan malah memulai revolusi,” kata Lula, yang disambut teriakan masa pendukungnya.
  • Dia dinyatakan bersalah karena mengambil untung dalam bentuk apartemen mewah sebagai suap dari perusahaan konstruksi. Ini adalah kasus yang dikenal dengan nama skandal 'cuci mobil'. Lula sendiri menyatakan dakwaan terhadap dirinya adalah kecurangan belaka.
  • Meski terlibat skandal korupsi, namun popularitas Lula masih teratas di antara kandidat-kandidat capres lainnya. Memang akan ada Pilpres di Brazil pada Oktober nanti. Lula sebelumnya bahkan meminta ke Mahkamah Agung di Brazilia agar hukumannya ditunda.
  • Sehari sebelumnya, dia sempat bertahan dari penindakan penegak hukum. Dia bertahan di rumahnya, di Sao Bernando do Campo, pinggiran Sao Paulo. Rumahnya itu dikelilingi oleh ribuan pendukung yang berasal dari serikat buruh logam (metal).
08 April 2018 14:00 WIB

Sempat Tolak Dipenjara, Eks Presiden Brazil Akhirnya Menyerahkan Diri

Curitiba: Eks Presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, dimasukkan ke penjara di Curitiba untuk menjalani hukuman 12 tahun penjara karena kasus korupsi, Sabtu, 7 April 2018, waktu setempat. Sebelumnya, ikon sayap kiri Brazil ini melakoni 'drama' karena sempat menolak dipenjara. AFP

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA