• "Indonesia dan Afrika adalah sama-sama negara dengan potensial besar. Perkembangan kerja sama dengan Afrika adalah prioritas kebijakan luar negeri Indonesia," kata Wapres. AFP/Sonny Tumbelaka
  • Sebagai negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat kedua di dunia, maka Afrika memiliki banyak potensial tersembunyi. "Saya teringat dengan Film `Black Panther' dengan negara fiktifnya, Wakanda. Wakanda punya potensi besar yang sering tidak diketahui dunia luar. Begitu juga dengan Afrika, sebuah kontinental dengan potensi yang luar biasa besar," tambahnya. AFP/Sonny Tumbelaka
  • Selain itu, Indonesia dan Afrika juga sama-sama sedang melakukan pembangunan infrastruktur besar-besaran untuk meningkatkan perekonomian. "Seperti Afrika, kami (Indonesia) memahami bahwa pembangunan infrastruktur adalah penting, apabila kita ingin melihat pertumbuhan ekonomi yang pesat untuk dirasakan oleh masyarakat kita," katanya. AFP/Sonny Tumbelaka
  • IAF merupakan ajang bagi pemerintah dan pelaku usaha Indonesia dan Afrika untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan. Selain itu, peluang investasi dan kerja sama teknis antara Indonesia dengan negara kawasan Uni Afrika. Total nilai perdagangan Indonesia dengan Afrika pada 2017 mencapai USD8,85 miliar. Nilai tersebut meningkat sebesar 15,49 persen dibanding tahun sebelumnya. Komoditas yang diekspor ke Afrika antara lain minyak kelapa sawit, tekstil dan produk tekstil, kertas, sabun, dan kopi. ANTARA/Nyoman Budhiana
10 April 2018 11:54 WIB

JK: RI-Afrika Berpotensi Besar untuk Berkembang

Nusa Dua: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa Indonesia dan Afrika mempunyai potensi besar untuk berkembang dan memperkuat perekonomian satu sama lain. Hal itu dikatakan JK dalam sambutannya saat membuka Indonesia-Africa Forum di Bali Nusa Dua Convention Center, di Nusa Dua, Selasa, 10 April 2018. AFP/ANTARA

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA