• Zuckerberg membuka sesi dengar pendapat di depan sejumlah senator dengan kalimat, "saya minta maaf."
  • Miliarder berusia 33 tahun, membuat kesaksian yang berlangsung hampir lima jam. Kedatangannya terkait dengan skandal Cambridge Analytica.
  • Facebook mengakui, informasi pribadi hingga 87 juta pengguna dipanen tanpa izin mereka. Zuckerberg juga mengakui bahwa perusahaannya bekerja sama dengan orang nomor satu di special counsel, Robert Mueller, dalam upaya investigasi tentang campur tangan Rusia di Pemilu Presiden 2016.
  • Demonstran menghadiri sidang CEO facebook Mark Zuckerberg di Senat AS, Capitol Hill.
  • Pada Februari lalu, special counsel menuduh 13 oknum dan tiga perusahaan asal Rusia, melakukan intervensi pada Pilpres AS. Salah satunya adalah Badan Riset Internet, yang terkadang dijuluki sebagai 'ladang hasut Rusia'.
  • Menanggapi hal tersebut, Zuckerberg mengatakan bahwa Facebook tengah mengembangkan sederet perangkat baru, yang berfungsi untuk mengidentifikasi akun-akun palsu pemicu perselisihan.
  • Kemunculan Zuckerberga dalam sidang dengan komite Senat Perdangan dan Kehakiman, menandai pertama kalinya Zuckerberg bersaksi di hadapan Kongres.
11 April 2018 11:02 WIB

Mark Zuckerberg Beri Kesaksian di Senat AS

Washington DC: Pemimpin sekaligus pendiri Facebook, Mark Zuckerberg akhirnya bertatap muka dengan Kongres dan Senat AS pada Selasa, 10 April 2018. Miliarder berusia 33 tahun, membuat kesaksian yang berlangsung hampir lima jam. Kedatangannya terkait dengan skandal Cambridge Analytica atau skandal data pribadi yang melilit jaringan media sosial miliknya. AFP

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA