• Manager OPU IAR Indonesia, Catur mengungkapkan menurut informasi dari warga sekitar Desa Tempurukan, sejak tahun 2013 individu orangutan ini sempat terlihat masuk ke perkebunan warga.
  • Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, IAR Indonesia dan BKSDA Kalimantan Barat sepakat untuk melakukan translokasi induk dan anak orangutan yang diberi nama Mama Ris dan Baby Riska ini.
  • Satu bayi orangutan memeluk induknya yang masih dalam pengaruh obat bius saat diperiksa tim medis International Animal Rescue (IAR) Indonesia di Desa Tempurukan, Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalbar.
17 April 2018 20:53 WIB

BKSDA Kalbar Translokasi Dua Orangutan dari Desa Tempurukan

Ketapang: International Animal Rescue (IAR) Indonesia dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) SKW I Ketapang melakukan translokasi dua individu orangutan (Pongo pygmaeus) induk dan anak dari Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan ke Hutan Sentap Kancang, Kabupaten Ketapang, Kalbar. ANTARA/HO/Rudiansyah-IAR Indonesia

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA