• Petugas mengevakuasi harimau Bonita yang diduga telah menewaskan dua warga Jambi ke fasilitas konservasi dan pusat rehabilitasi harimau sumatra milik Yayasan Arsari Djojohadikusumo di Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat, melalui jalan darat, Jumat malam.
  • Bonita berhasil dibius dan ditangkap di areal perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantation, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Indragiri Hilir, Riau, Jumat, 20 April pagi. Pencarian telah dilakukan selama 108 hari.
  • Lokasi itu yang selama ini menjadi areal jelajah satwa dilindungi tersebut dan menerkam dua warga, termasuk salah satu di antaranya karyawan perusahaan asal Malaysia itu hingga tewas Januari 2018 lalu.
  • Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Wiratno (kedua kanan) menjelaskan kronologis pencarian hingga proses evakuasi harimau Bonita di Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, di Pekanbaru, Riau, Sabtu, 21 April 2018. ANTARA/Rony Muharman
21 April 2018 17:28 WIB

Setelah Ditangkap, Harimau Bonita Dibawa ke Dharmasraya

Pekanbaru: Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyatakan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) bernama Bonita yang telah berhasil ditembak bius dan ditangkap tim gabungan, Jumat, 20 April 2018 malam langsung dievakuasi ke Dharmasraya, Sumatera Barat. MI/Rudi Kurniawansyah

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA