• Paviliun Indonesia seluas 445 meter persegi di Arabian Travel Market (ATM) menghadirkan 76 pelaku pariwisata mulai dari tur operator, hotel, dan dinas pariwisata beberapa daerah.
  • Di eksebisi pariwisata Internasional terbesar Timur Tengah yang diikuti 86 negara dan 2.600 eksibitor tersebut Indonesia menghadirkan tema maritim dengan dekorasi kapal kayu phinisi khas Sulawesi. Ini merupakan keikutsertaan ke-18 kalinya bagi Indonesia di forum yang sudah berlangsung sejak 1994 tersebut.
  • Pada acara yang terlangsung pada 22 - 25 April di Dubai World Trade Centre ini, Paviliun Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Pariwisata, juga menampilkan tarian dan musik tradisional, seni henna, serta menyajikan kopi dan minuman jamu khas Indonesia.
  • Diperkirakan total transaksi bisnis pariwisata yang diraup Indonesia mencapai Rp1 triliun, lebih tinggi dibanding tahun lalu yang mencapai Rp981,4 miliar. Hal ini menunjukkan tren positif beberapa tahun terakhir, di mana Arab Saudi, UEA, Oman, Kuwait, dan Mesir merupakan pasar Timur Tengah teratas bagi Indonesia. Nilai pasar turis Timur Tengah mencapai lebih dari USD1 juta dengan rata-rata lama menginap hampir2 minggu.
27 April 2018 15:25 WIB

Transaksi Bisnis Pariwisata RI di ATM Dubai Raup Rp1 Triliun

Dubai: Selain Tiongkok dan India, kawasan Timur Tengah kini menjadi fokus utama promosi wisata Indonesia pada 2018. 76 pelaku industri pariwisata Indonesia dari Aceh hingga Papua dan juga Jakarta berpartisipasi di Arabian Travel Market (ATM) 2018, pameran pariwisata internasional terbesar di Timur Tengah, yang berlangsung di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. Diperkiraan traksaksi bisnis pariwisata Indonesia di forum tersebut mencapai Rp1 triliun. MetroTV/Devi Trianna

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA