• Densus 88 Antiteror Polri sampai hari ini menangkap total 13 anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) cabang Surabaya, Jawa Timur yang diduga terkait aksi bom bunuh diri di tiga gereja dan Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya. ANTARA/Reno Esnir
  • Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan dua dari 13 orang terduga teroris itu ditembak mati oleh Densus 88 lantaran melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. ANTARA/Reno Esnir
  • Dia menerangkan, terduga teroris yang tewas ditembak Densus 88 itu berinisial BS dan F. Menurutnya, BS berperan sebagai penampung dana kelompok JAD cabang Surabaya pimpinan Dita Oepriarto, terduga pelaku bom tiga gereja Surabaya. ANTARA/Reno Esnir
  • Personel Brimob saat melakukan penggeledahan oleh Tim Densus 88 di kediaman terduga pelaku bom bunuh diri Polrestabes Surabaya, di Tambak Medokan Ayu, Surabaya, Jawa Timur. ANTARA/Didik Suhartono
  • Tim Densus 88 memasukkan kardus yang diduga berisi peledak ke dalam tabung pengaman saat dilakukannya penggeledahan di kediaman terduga pelaku bom bunuh diri Polrestabes Surabaya, di Tambak Medokan Ayu, Surabaya.
  • Polisi melakukan penggerebekan rumah terduga teroris di Kepuharjo, Karangploso, Malang, Jawa Timur. ANTARA/Ari Bowo Sucipto
  • Dalam penangkapan di wilayah Jawa Timur itu, Densus 88 juga mengamankan barang bukti berupa bahan kimia dan perlengkapan yang digunakan untuk merakit bom. Selain itu, ada beberapa bom rakitan siap pakai. ANTARA/Ari Bowo Sucipto
15 Mei 2018 22:45 WIB

Densus 88 Tangkap 13 Anggota JAD Surabaya, 2 Ditembak Mati

Jakarta: Densus 88 Antiteror menangkap 13 terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya pascateror bom bunuh diri di tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya. Dua orang di antaranya tewas dalam penangkapan tersebut. ANTARA

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA