• Dalam sambutannya, Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo menyatakan bahwaRamadan 1439 Hijriah tak seperti bulan suci di tahun-tahun sebelumnya. Teror bom beberapa kali terjadi di Surabaya, Jawa Timur, dan daerah lainnya. Mas Tomy, begitu Suryopratomo disapa menyebut peristiwa ini harus membuat publik berkaca diri. "Semua pihak harus melihat bagaimana ajaran Islam sesungguhnya, termasuk perilaku Nabi Muhammad SAW dan orang dekatnya" kata Mas Tomy.
  • Sementara dalam kajiannya Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Dirjen Pendidikan Islam Kemenag menyatakan bahwa Media Group memperkenalkan dan memopulerkan tradisi Indonesia yang tak ada di negara lain. Bagaimana budaya silaturahmi digabungkan dengan penyambutan bulan suci Ramadan. "Kalau kita lihat, di negara lain enggak ada seperti ini. Kita menggaungkannya antara tradisi keagamaan dan tradisi keIndonesiaan," katanya.
  • Qori oleh guru Al Azhar, Kebayoran Baru, Jaksel, Ustaz Anwar Spd (kiri) melantunkan ayat suci Alquran dan saritilawah Taufik Rangga Gumelar dalam acara Munggahan Karyawan Media Group 1439 H, di Media Kafe, Kedoya.
  • Acara ditutup dengan ramah tamah, bersalaman antarpegawai Media Group, dan jamuan.
16 Mei 2018 15:13 WIB

Jelang Ramadan, Media Group Gelar Munggahan

Jakarta: Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1439H, jajaran direksi dan karyawan Media Group menggelar acara munggahan atau makan bersama dan saling bermaaf-maafan dengan mengusung tema 'Memaknai Ramadan 1439H dalam Situasi Kebangsaan Mutakhir'. Acara digelar di Media Cafe, kompleks Media Group, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu, 16 Mei 2018. MI/Vicky Gustiawan

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA