• "Kami ubah PPh final hanya 0,5 persen dan pelaku UMKM diberi pilihan boleh pakai buku (pembukuan), boleh pake PPh final. Tetapi jangan pas rugi pakai buku, tidak bisa pindah-pindah itu tidak bisa, sudah pakai final," kata Presiden ketika memberikan sosialisasi tentang PPh Final UMKM 0,5 persen di Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu, 23 Juni 2018.
  • Presiden Jokowi mengatakan hal tersebut mengingat tarif PPh baru itu ada jangka waktu yang berlaku bagi wajib pajak yang memilih menggunakan tarif 0,5 persen. Setelah jangka waktu berakhir, wajib pajak akan dikenakan kembali ketentuan umum yakni pajak normal dengan melakukan pembukuan.
  • Menurut Kepala Negara, pemerintah memberikan insentif pajak berupa pemangkasan sebesar 0,5 persen agar sebagian keuntungan pelaku bisa digunakan untuk pengembangan usaha. "Harapan kami dengan PPh final ada sisa uang dari keuntungan yang bisa dipakai untuk ekspansi usaha sehingga UMKM bisa berkembang naik ke level atas," imbuh Presiden.
23 Juni 2018 15:21 WIB

Jokowi: UMKM Harus Konsisten Manfaatkan PPh 0,5%

Denpasar: Presiden Joko Widodo mengingatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terkait konsistensi pemanfaatan pajak penghasilan (PPh) final sebesar 0,5 persen bagi sektor usaha tersebut. Antara Foto/Wahyu Putro A

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA