• "Mengadili, menyatakan terdakwa Bimanesh Sutardjo telah terbukti secara sah dan meyakinkan secara hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama merintangi perkara penyidikan korupsi. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda Rp150 juta, dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama satu bulan," kata Ketua Majelis Hakim Mahfudin dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin, 16 Juli 2018.
  • "Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemberantasan korupsi dan merusak citra profesi dokter. Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum, punya tanggungan keluarga, berjasa di bidang eksehatan, dan mendapat banyak bintang jasa," kata hakim anggota Sigit.
  • Vonis itu lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama enam tahun ditambah denda sebesar Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan.
  • Bimanesh Sutardjo sebagai dokter spesialis penyakit dalam di RS Medika Permata Hijau dinilai terbukti bersama-sama dengan advokat Fredrich Yunadi melakukan rekayasa pemeriksaan agar merintangi Setya Novanto diperiksa dalam perkara KTP-El.
16 Juli 2018 14:40 WIB

Bimanesh Divonis Tiga Tahun Penjara

Jakarta: Dokter spesialis penyakit dalam di RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutardjo divonis tiga tahun penjara ditambah denda Rp150 juta subsider satu bulan kurungan. Bimanesh dinilai terbukti merintangi pemeriksaan terhadap Setya Novanto dalam perkara korupsi KTP-Elektronik. Antara Foto/Sigid Kurniawan

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA