• Suasana tersebut akrab terasa saat memasuki Taman Nasional Baluran (TNB) di perbatasan Banyuwangi-Situbondo, Jawa Timur. Perjalanan menuju padang Sabana dari pintu masuk memiliki panjang kurang lebih 12 kilometer dengan kondisi jalan kecil dan cukup rusak dan memerlukan waktu lebih banyak.
  • Namun perjalanan yang panjang dapat tergantikan dengan pemandangan hamparan sabana alami khas Baluran. Sepanjang jalan di Taman Nasional Baluran (TNB) terhampar dua padang sabana yang sangat luas.
  • Selain itu juga banyak satwa liar di antaranya banteng, rusa, ular, kerbau, monyet ekor panjang, kerbau dan burung merak. Keberadaan satwa liar ini menjadi ciri khas kawasan konservasi dan Baluran mendapat julukan sebagai Africa Van Java atau Little Africa.
  • Hamparan padang sabana Bekol seluas sekitar 300 hektar, sangat memanjakan mata dengan pemandangan Gunung Baluran. Pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi.
  • Mengamati kehidupan satwa liar seperti segerombolan rusa liar termenung dan sesaat kemudian siaga dari ancaman satwa liar lainnya, merupakan sensasi dan pengalaman tersendiri.
  • Kawasan TNB memiliki luas hingga 25 ribu hektar, daengan salah satu sisinya memiliki pesisir pantai bernama Bama. Pantai tersebut terdiri dari pasir hitam, putih, lereng karang. Pantai ini juga dikelilingi hutan Mangrove dan menjadi spot terbaik untuk melihat matahari terbit.
  • Waktu yang direkomendasikan untuk mengunjungi taman nasional itu adalah pada musim kemarau di kisaran bulan Oktober. Namun perlu diingat bahwa ancaman kebakaran di TNB pada musim kemarau meningkat dan pengunjung wajib menaati aturan untuk mencegah kebakaran.
03 Agustus 2018 10:51 WIB

Baluran Africa Van Java

Situbondo: Cahaya matahari sore menembus kaca mobil, tampak menyilaukan pandangan mata, hembusan angin terasa sejuk menyelinap di antara jendela kendaraan. Tampak beberapa monyet ekor panjang berlari kencang mengejar sejumlah mobil yang melintasi hamparan tanah yang luas.
 Antara Foto/Agung Rajasa

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA