• Silat atau Pencak Silat adalah seni beladiri asli Melayu yang diperkirakan menyebar di Kepulauan Indonesia sejak abad ke-7 Masehi.
  • Sebagai seni beladiri tradisional asli Indonesia, pencak silat menjadi salah satu kekayaan budaya dan kebanggaan bangsa. Seni beladiri yang dinilai dari pukulan, tendangan, sapuan dan bantingan ini menjadi salah satu cabang olahraga baru yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018.
  • Pelatih kepala timnas pencak silat, Rony Syaifulloh, mengatakan cabang olahraga pencak silat optimistis mampu menjadi juara umum pada Asian Games 2018.
  • Serangkaian latihan fisik, teknik, dan mental dilalui atlet dibawah arahan tujuh pelatih di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.
  • Pada kejuaraan empat tahunan ini kontingen Indonesia akan turun di 16 dari 22 nomor yang dipertandingkan, dengan rincian 10 nomor tanding (tujuh putra dan tiga putri) dan enam nomor seni (tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta regu putra dan putri).
  • Beberapa atlet seperti peraih medali emas Sea Games 2017, Wewey Wita serta trio pada nomor seni beregu putra Anggi Faisal Mubarok, Nunu Nugraha, dan Asep Yuldan Sani diharapkan mampu mengulang kesuksesannya. Setali tiga uang, Sarah Tria Monita peraih medali emas di ajang Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-17 tahun 2016 pun demikian.
  • Dengan doa dan dukungan semua pihak, para atlet berharap mendulang kesuksesan di ajang Asian Games 2018. Harapan lainnya pencak silat juga semakin dikenal di kancah internasional, termasuk jika nantinya menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Olimpiade.
16 Agustus 2018 10:19 WIB

Optimisme Pencak Silat di Kancah Asia

Jakarta: Sebagai seni beladiri tradisional asli Indonesia, pencak silat menjadi salah satu kekayaan budaya dan kebanggaan bangsa. Pelatih kepala timnas pencak silat, Rony Syaifulloh, mengatakan cabang olahraga pencak silat optimistis mampu menjadi juara umum pada Asian Games 2018. Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA