• Mantan anggota Komisi I DPR RI Fayakhun Andriadi (kemeja putih) bergegas meninggalkan ruangan seusai menjalani sidang dakwaan terkait kasus dugaan suap proyek satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla), di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Agustus 2018.
  • Dalam sidang, Jaksa KPK mendakwa Fayakhun menerima suap sekitar Rp 12 miliar atas pengurusan proyek Bakamla senilai Rp 12 triliun dari Direktur PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah melalui anak buahnya M Adami Okta.
  • "Terdakwa Fayakhun Andriadi selaku anggota Komisi I DPR periode 2014-2019 menerima seluruhnya sebesar 911.480 dolar AS yang telah dijanjikan sebelumnya dari Direktur PT Merial Esa Fahmi Darmawansyah agar mengupayakan alokasi (plotting) penambahan anggaran Bakamla untuk proyek pengadaan satelit monitoring dan 'drone' APBNP 2016," kata Jaksa KPK Ikhsan Fernandi.
16 Agustus 2018 16:28 WIB

Fayakhun Didakwa Terima Suap Rp 12 Miliar

Jakarta: Mantan anggota Komsi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi didakwa menerima suap USD 911.480 (sekitar Rp12 miliar) dari Direktur PT Merial Esa, Fahmi Darmawansyah, terkait kasus dugaan suap proyek di Badan Keamanan Laut (Bakamla RI). MI/Bary Fathahilah

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA