• Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dicegat wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Polresta Depok, Depok, Jawa Barat, Kamis, 13 September 2018.
  • Nur Mahmudi Ismail diperiksa penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor) Polresta Depok sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 10,7 Miliar. Selain Nur Mahmudi, penyidik tipikor juga menetapkan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Harry Prihanto sebagai tersangka.
  • Penyidik mengajukan 64 pertanyaan kepada mantan Presiden Partai Keadilan tersebut seputar pembebasan lahan Jalan Nangka yang merupakan akan menjadi akses masuk menuju apartemen Green Lake View.
  • Ini merupakan panggilan kedua bagi Nur Mahmudi, setelah panggilan pertama pada Kamis, 6 September, tidak memenuhi panggilan penyidik karena sedang menjalani perawatan kesehatan. "Pak Nur masih dalam pemulihan kesehatannya akibat benturan ketika bermain voli, jadi tidak bisa datang hari ini," kata kuasa hukum Nur Mahmudi, Iim Abdul Halim.
14 September 2018 09:00 WIB

Nur Mahmudi Diperiksa 15 Jam Lebih

Depok: Tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polresta Depok memeriksa mantan Wali Kota Depok dua periode Nur Mahmudi Ismail secara maraton pada Kamis, 13 September 2018 sejak pukul 08.30 WIB hingga pukul 23.40 WIB. MI/Barry Fathahilah

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA