• Terdakwa kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Syafrudin Arsyad Temenggung menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
  • Dalam sidang putusan tersebut majelis hakim memvonis Syafrudin Arsyad Temenggung dengan hukuman pidana 13 tahun penjara denda Rp 700 juta dan subsider tiga bulan kurungan.
  • Sementara Syafruddin Arsyad Temenggung menolak vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor. Syafruddin tegas mengatakan sejak awal bahwa ia tidak bersalah dalam kasus pemberian surat keterangan lunas (SKL) bagi pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim.
  • Syafruddin menyatakan banding atas vonis 13 tahun penjara yang diputus majelis hakim.
24 September 2018 20:41 WIB

Syafruddin Temenggung Divonis 13 Tahun Penjara

Jakarta: Mantan Ketua BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 24 September 2018. Syafruddin divonis 13 tahun penjara dalam kasus BLBI. MI/Bary Fathahilah

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA