• Atlet Indonesia Muhammad Bintang Satria Herlangga melempar bola merah pada pertandingan Mixed Individual-BC2 dalam cabang olahraga Boccia di Tanjung Priok Sports Hall, Jakarta Selasa, 9 Oktober 2018.
  • Boccia menjadi salah satu dari 18 cabang yang dipertandingkan di Asian Para Games 2018 di Jakarta. Olahraga ini masuk ke dalam cabang olahraga paralimpiade yang diatur oleh Federasi Olahraga Internasional Boccia (BISFed).
  • Olahraga ini mulai diperkenalkan sejak paralimpiade pada 1984 silam, namun di Indonesia baru dipertandingkan pada November 2017 lalu dalam Pekan Paralimpic Pelajar Nasional (Peparnas).
  • Dalam permainan boccia, atlet penyandang cerebral palsy akan melempar bola berdiameter 100 milimeter dengan berat 275 gram dengan posisi duduk kursi roda.
  • Ada tiga bola yang digunakan dalam pertandingan, yaitu putih sebagai jack, serta merah dan biru. Bola jack akan dilepar pertama dan menjadi sasaran lemparan bola merah dan biru. Pola penilaian dari permainan boccia adalah posisi bola yang paling dekat dengan bola jack.
  • Permainan bisa dilakukan secara berpasangan, individual, dan beregu. Untuk permainan berpasangan, setiap orang melempar tiga bola. Sementara pemain individual diberikan kesempatan melemparkan enam bola. Durasi pertandingan umumnya empat menit untuk nomor tunggal, lima menit untuk pasangan, dan enam menit khusus beregu.
  • Di Asian Para Games 2018, Indonesia menurunkan delapan atlet dengan klasifikasi BC1, BC2, dan BC4. Meski telah melakukan try out selama dua pekan di Korsel, tim boccia Indonesia tidak menargetkan memperoleh medali.
11 Oktober 2018 12:52 WIB

Boccia, Olahraga untuk Penyandang Cerebral Palsy

Jakarta: Boccia menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di ajang Asian Para Games 2018 di Jakarta. Boccia merupakan olahraga yang membutuhkan strategi dan akurasi khusus untuk penyandang disabilitas cerebral palsy. Inapgoc/tjpimages/Gandi Purwandi

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA