• Sejumlah petugas mengangkat bantuan yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tenda pengungsian korban gempa di Desa Lolu, Sigi, Sulawesi Tengah.
  • OJK bersama Industri Jasa Keuangan (IJK) menggalang dana bantuan untuk korban gempa, tsunami, dan likuifaksi di Palu senilai Rp18,51 miliar dan bantuan Masyarakat Ekonomi Syariah senilai Rp1,8 miliar.
  • Dana tersebut diantaranya akan digunakan untuk membangun Rumah Hunian Sementara dan sarana MCK.
  • Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mencuci tangan di bilik Mandi Cuci Kakus (MCK) di lokasi pengungsian korban gempa dan likuifaksi di Desa Lolu, Sigi, Sulawesi Tengah.
  • Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso (ketiga kiri) bersama Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Heru Kristiyana (kedua kiri) dan Kepala Eksekutif Pasar Modal Hoesen (kiri) berada di tenda pengungsian korban gempa di Desa Lolu, Sigi, Sulawesi Tengah.
18 Oktober 2018 18:57 WIB

OJK Siap Bangun 1000 Huntara untuk Korban Gempa Palu

Palu: Otoritas Jasa Keuangan dan industri jasa keuangan siap membangun 1.000 unit hunian sementara (Huntara) korban gempa, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu, Sigi dan Donggala. OJK dan IJK telah menggalang dana senilai Rp18,51 miliar dan bantuan dari Masyarakat Ekonomi Syariah senilai Rp1,8 miliar, Kamis, 10 Oktober 2018. Antara Foto/Basri Marzuki

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA