• "Sekarang ada pertarungan perang dagang, ada 'trade war'. Gunakan peluang ini untuk masuk. Ada kesulitan, tapi biasanya di kesulitan-kesulitan itu ada peluang-peluang untuk masuk ke pasar-pasar yang ditinggalkan oleh yang baru berperang," kata Jokowi dalam sambutan peresmian pembukaan TEI ke-33, Rabu, 24 Oktober 2018.
  • Menurut Presiden, pelaku bisnis Indonesia juga perlu memperluas pasar dengan melakukan penetrasi ke pasar-pasar non-tradisional yang belum banyak digarap.
  • Dia menyebutkan sejumlah kawasan yang memiliki peluang antara lain Asia Selatan, Rusia, Benua Afrika, Timur Tengah, Turki, Pakistan serta Amerika Selatan. "Saya berharap ini diperhatikan, diurus dengan baik sehingga ekspor kita benar-benar naik sehingga terjadi surplus neraca perdagangan," kata Presiden.
  • Presiden juga mengingatkan saat ini dunia tengah masuk dalam revolusi industri 4.0 yang berubah secara lebih cepat. Sejumlah teknologi seperti kecerdasan buatan, internet of thing, virtual reality, dan advanced robotic digunakan pada masa saat ini untuk mempermudah masyarakat dan industri. "Kalau kita tidak ingin ditinggal, ya kita harus cepat-cepat berubah," kata Jokowi.
24 Oktober 2018 15:51 WIB

Jokowi Ingatkan Peluang Pengusaha Saat Perang Dagang

Tangerang: Presiden Joko Widodo saat membuka Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-33 Tahun 2018 di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai mengingatkan pengusaha untuk dapat memanfaatkan peluang saat dunia mengalami perang dagang. Antara Foto/Puspa Perwitasari

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA