• Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 memberikan pertanyaan saat berlangsungnya sesi konferensi pers di Jakarta.
  • Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 menolak acara tabur bunga yang rencananya diadakan Selasa, 6 November besok, di lokasi jatuhnya pesawat. Penolakan itu karena keluarga masih berharap anggota keluarganya yang menjadi korban masih bisa diidentifikasi.
  • Selain itu, keluarga juga meminta personel di RS Polri yang melakukan identifikasi korban ditambah jumlahnya.
  • Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 menangis saat berlangsungnya sesi konferensi pers di Jakarta.
  • Menanggapi permintaan keluarga korban, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, acara tabur bunga ditiadakan, tetapi doa bersama tetap akan dilakukan. Sementara itu, Kepala Basarnas M Syaugi menjelaskan maksud tabur bunga itu untuk mendoakan. Pihaknya sengaja mengajak keluarga korban agar tahu bagaimana proses pencarian dan evakuasi.
  • Pendiri Lion Air Rusdi Kirana (kanan) didampingi Presiden Direktur Lion Air Edward Sirait (tengah) dan Managing Director Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi (kiri) berdiri menghadap keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 saat berlangsungnya sesi konferensi pers di Jakarta. Dalam kesempatan itu sejumlah pihak terkait memaparkan perkembangan proses evakuasi korban dan pesawat Lion Air JT 610.
05 November 2018 16:38 WIB

Keluarga Korban Lion Air Tolak Rencana Tabur Bunga

Jakarta:  Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjungpakis, Karawang, Jawa Barat, menolak acara tabur bunga yang rencananya diadakan di lokasi jatuhnya pesawat. Penolakan itu karena keluarga masih berharap anggota keluarganya yang menjadi korban masih bisa diidentifikasi, Senin, 5 November 2018. Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA