• Rumpi merupakan singkatan dari rumah makan perantauan Indonesia milik pasangan Warga Negara Indonesia (WNI) Wijaya dan Yudawati.
  • Warung tersebut sebetulnya tak terlalu besar. Ruangannya sederhana, namun tetap bersih dan memiliki tampilan menawan. Lokasinya berada di areal pasar tradisional di London.
  • Berbagai macam makanan khas Indonesia disajikan di warung tersebut, mulai dari nasi padang, soto betawi, bakso, ayam penyet, pecel lele, ketoprak, siomay, pempek.
  • Mie instan serta makanan Indonesia lainnya juga tersedia di warung tersebut.
  • Dalam satu bulan warung rumpi mampu meraup omzet lebih dari Rp100 juta, dengan pendapatan per hari berkisar antara 200-300 poundsterling (Rp3,6 juta-Rp5,4 juta).
  • Warung rumpi menjadi obat rindu bagi sejumlah WNI di London yang rindu akan cita rasa masakan Indonesia. Baik dari kalangan pelajar hingga pekerja selalu ramai mengunjungi warung tersebut, untuk sekadar mengisi perut atau bercengkerama dengan sesama perantau dari Indonesia.
  • Tapi tak hanya warga Indonesia, warung yang berusia sembilan tahun itu juga mulai dikenal warga setempat dan turut andil dalam mengenalkan kuliner Nusantara pada dunia, utamanya warga di negeri Ratu Elizabeth.
10 Desember 2018 17:05 WIB

Menjaga Cita Rasa di Negeri Ratu Elizabeth

London: Warung Rumpi..!! Mendengar namanya orang beranggapan warung itu merupakan tempat ngerumpi (bergosip). Namun warung yang berada di 83 East Street, London, Inggris itu sesungguhnya merupakan rumah makan yang menyajikan masakan-masakan Indonesia. Antara Foto/Nova Wahyudi

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA