• Saat memasuki gerbang pos pendakian gunung Ijen, akan ada sejumlah penambang yang mengajak para pendaki untuk menggunakan jasa 'Taksi Pendakian Ijen'. 'Taksi' beroda dua ini ramah lingkungan karena bertenaga energi manusia.
  • Gerobak beroda dua ini milik penambang yang pada awalnya digunakan untuk mengangkut belerang dari Puncak Ijen menuju bawah, Paltuding. Namun berubah fungsi ketika ada permintaan dari wisatawan untuk diantar ke puncak.
  • Gerobak tersebut disulap menjadi alat transportasi pengangkut wisatawan yang membutuhkan diantar ke Puncak Ijen untuk menyaksikan fenomena blue fire atau api biru di Kawah Ijen dan panorama sekitarnya.
  • Agar penumpangnya nyaman, bagian dasar gerobak atau alas tempat duduk ditambah bantalan busa dibalut kulit sintetis.
  • Namun, taksi pendakian Ijen tidaklah murah, harga yang ditawarkan untuk mendaki dengan troli sekitar Rp800 ribu per orangnya untuk pendaki atau wisatawan domestik sementara untuk pendaki asing dikenakan biaya Rp1,2 juta dikarenakan medan yang menanjak dan dibutuhkan sekitar tiga hingga empat orang untuk menarik taksi tersebut.
  • Sejumlah penambang belerang mengakui membuka jasa taksi tersebut untuk mencari uang tambahan saat belerang sedikit atau kawasan tambang diliburkan.
  • Bagi para pendaki maupun wisatawan yang ingin tidak terlalu lelah saat menikmati keindahan Blue Fire di kawah Gunung Ijen, keberadaan taksi ini menjadi solusi.
12 Desember 2018 14:56 WIB

Sensasi Naik 'Taksi' ke Puncak Gunung Ijen

Banyuwangi: Jika berlibur ke Gunung Ijen, Banyuwangi, ada ‘taksi’ unik yang siap mengantarkan wisatawan hingga sampai puncak. Taksi ini bukan mobil atau motor namun berupa troli atau gerobak yang biasa digunakan untuk membawa belerang. Antara Foto/M Agung Rajasa

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA