• Terdakwa Amin Santono menjalani sidang tuntutan kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah RAPBN-Perubahan tahun anggaran 2018 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 21 Januari 2019.
  • Anggota DPR Komisi IX non-aktif dari Fraksi Partai Demokrat tersebut dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan karena terbukti menerima suap Rp3,3 miliar untuk mengupayakan kabupaten Lampung Tengah dan Sumedang mendapat alokasi tambahan anggaran.
  • Jaksa juga menuntut pidana pembayaran uang pengganti sebesar Rp2,9 miliar. Terakhir, KPK juga menuntut pencabutan hak politik Amin Santono. "Mencabut hak terdakwa untuk dipilih dalam jabatan publik selama lima tahun setelah terdakwa Amin Santono menjalani pidana pokok," kata Jaksa Nur Haris.
22 Januari 2019 08:15 WIB

Amin Santono Dituntut 10 Tahun Penjara

Jakarta: Anggota DPR Komisi IX non-aktif dari Fraksi Demokrat Amin Santono dituntut 10 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan karena terbukti menerima suap Rp3,3 miliar untuk mengupayakan Kabupaten Lampung Tengah dan Sumedang mendapat alokasi tambahan anggaran. Antara Foto/Sigid Kurniawan

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA