• Hampir semua wilayah negara bagian utara Amerika Serikat lumpuh akibat hawa dingin mematikan yang dikenal sebagai pusaran kutub. Afp Photo/Scott Olson
  • Setidaknya tujuh orang tewas di beberapa negara bagian akibat 'suhu Arktik' (Polar Vortex) tersebut. Afp Photo/Drew Angerer
  • Di Kota Chicago, temperatur mencapai minus 30 derajat Celsius, sehingga membuat sejumlah sungai membeku. Bahkan, temperatur di sebuah kota kecil di Negara Bagian North Dakota menyentuh minus 54 derajat Celsius. Afp Photo/Scott Olson
  • Keadaan darurat dinyatakan di Midwestern Wisconsin, Michigan, dan Illinois, dan bahkan di Negara Bagian Alabama Selatan dan Mississippi yang biasanya lebih hangat. Afp Photo/Joshua Lott
  • Kapal James Versluis melewati Sungai Chicago yang beku. Ratusan sekolah juga tutup akibat cuaca ekstrem ini. Afp Photo/Scott Olson
  • Layanan Cuaca Nasional (NWS) memperkirakan suhu akan tetap berada pada 25 hingga 45 derajat hingga hari Kamis. Dengan nilai angin dingin serendah -25 hingga -55 derajat Fahrenheit atau -32 hingga -48 Celsius. Afp Photo/Drew Angerer
31 Januari 2019 15:28 WIB

Cuaca Dingin Ekstrem Tewaskan 7 orang

Chicago: Hembusan angin dari kawasan Arktik yang disebut juga Polar Vortex atau pusaran kutub, memicu cuaca ekstrem berupa temperatur udara yang sangat rendah di sebagian besar wilayah Midwest, Amerika Serikat, Rabu 30 Januari 2019. Setidaknya tujuh orang dilaporkan tewas di beberapa negara bagian, ketika cuaca ekstrem membuat suhu udara turun hingga minus 17 derajat Celsius. Afp Photo

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA