• Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris (kedua kiri), Direktur TI Wahyuddin Bagenda (kiri), dan Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko Mundiharno (kanan), menekan tombol bersama saat peluncuran data sampel BPJS Kesehatan di Jakarta, Senin, 25 Februari 2019.
  • Dalam sambutannya, Menkeu Sri Mulyani mengingatkan BPJS Kesehatan untuk mengelola secara hati-hati dan tetap menjaga prinsip kerahasiaan (confidentality) dan keamanan (security) dalam pengelolaan data sampel yang mewakili kepesertaan dan pelayanan JKN. Hal itu karena di sejumlah negara data sampel yang mewakili data Jaminan Kesehatan mengalami kebocoran.
  • "Dengan sistem yang makin digital Pak Fahmi, tolong hati-hati. Di Singapura data mengenai pasien HIV dihack dan dilepaskan," kata Sri Mulyani.
  • Menkeu juga meminta BPJS Kesehatan memperhatikan ketepatan waktu dalam membayar klaim.
25 Februari 2019 18:57 WIB

BPJS Kesehatan Luncurkan Data Sampel Sokong Kebijakan JKN

Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan data sampel yang mewakili kepesertaan dan pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional yang dapat digunakan untuk keperluan penelitian dan pengambilan kebijakan yang kredibel berbasis bukti. Antara Foto/Hafidz Mubarak A

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA