• Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith menjalani sidang lanjutan di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jawa Barat. Sidang lanjutan tersebut mengagendakan membacakan tanggapan tertulis dari Jaksa Penuntut umum atas eksepsi dari tim Kuasa Hukum Terdakwa. Medcom.id/Roni Kurniawan
  • Dalam sidang tersebut, JPU meminta majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi Habib Bahar bin Smith. Jaksa menilai surat dakwaan yang dijadikan poin keberatan sudah sesuai dengan fakta. Medcom.id/Roni Kurniawan
  • Usai persidangan, Bahar bin Smith yang keluar dengan pengawalan petugas keamanan sempat menyinggung Presiden Joko Widodo yang dinilainya tak adil dalam kasusnya. "Tunggu saya keluar, ketidakadilan hukum dari Jokowi, tunggu saya, akan dia rasakan," kata Bahar. Antara Foto/Raisan Al Farisi
  • Sementara, sejumlah santri dan organisasi masyarakat islam melakukan aksi saat berlangsungnya sidang lanjutan dengan terdakwa Bahar Bin Smith di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung. Antara Foto/Raisan Al Farisi
  • Aksi tersebut dilakukan dalam rangka mengawal Bahar Bin Smith yang terjerat kasus penganiayaan terhadap dua orang remaja. Antara Foto/Raisan Al Farisi
14 Maret 2019 14:02 WIB

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Bahar bin Smith

Bandung: Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor meminta majelis hakim menolak eksepsi atau nota keberatan Habib Bahar bin Smith. Jaksa menilai surat dakwaan yang dijadikan poin keberatan sudah sesuai dengan fakta, Kamis, 14 Maret 2019. Antara Foto/Medcom.id

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA