• Petugas tengah merawat induk orangutan yang ditemukan dalam keadaan penuh luka, di Sultan Daulat, Subulussalam, Aceh, Minggu, 10 Maret 2019 lalu.
  • Orangutan tersebut dievakuasi dari kebun warga di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh pada Minggu, 10 Maret 2019.
  • Kondisi induk saat dievakuasi memprihatinkan. Begitu juga anak orang utan tersebut, kekurangan nutrisi, sehingga menyebabkan satwa dilindungi tersebut mati saat dalam perjalanan ke lokasi karantina.
  • Sedangkan hasil pemeriksaan induk orangutan di Sibolangit, ditemukan 74 butir peluru senapan angin. Selain itu, induk orangutan tersebut juga mengalami patah tulang tangan, kaki tangan, dan jari. induk orang utan tersebut mengalami luka bacok bernanah di punggung.
  • Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo menyesalkan dan mengutuk siapapun yang melukai serta menyiksa kedua individu orang utan tersebut. "Kami bersama penegak hukum akan berupaya mengungkap pelaku kekejaman tersebut," demikian Sapto Aji Prabowo.
15 Maret 2019 14:20 WIB

74 Peluru Bersarang di Induk Orangutan Ini

Banda Aceh: Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi dua individu orangutan (Pongo abelii) induk dan anak yang mengalami luka tembak senapan angin. Di tubuh induk orangutan ditemukan 74 peluru senapan angin. AFP Photo/BKSDA

RELATED NEWS

SEE THROUGH CAMERA

MORE

OTHER NEWS

SEE THROUGH CAMERA